Tanya Jawab Tentang Khalifah Umar bin Khattab r.a.

Kaligrafi Umar bin Khattab (The vector version of the iconic calligraphy of the 2nd Rashidun Chalif, Umar ibn Al-Khattāb, which is prominent in the Hagia Sofia in Istanbul, Turkey)

Pertanyaan tentang Khalifah Umar bin Khottob r.a.

Tanya: Siapa Khalifah kedua Khulafaur-Rasyidin?

Jawab: Khalifah Umar bin khattab adalah khalifah yang ke dua dari Khulafaur-Rasyidin

----------

Tanya: Berapa lama Khalifah Umar bin Khattab memimpin atau memerintah sebagai khalifah?

Jawab: Khalifah Umar bin Khattab menjabat sebagai khalifah dari 23 Agustus 634 M s.d. 3 November 644 M yaitu memimpin diperkirakan selama 10 tahun, 73 hari.

----------

Tanya: Khalifah Umar bin khattab menjabat sebagai khalifah selama?

Jawab: Khalifah Umar bin Khattab menjabat sebagai khalifah dari 23 Agustus 634 M s.d. 3 November 644 M yaitu memimpin diperkirakan selama 10 tahun, 73 hari.

----------

Tanya: Dari mana Khalifah Umar bin Khattab berasal?

Jawab: Khalifah Umar bin Khattab r.a. berasal dari Mekah. Beliau dari Suku Quraisy dan dari Bani 'Adi.

----------

Tanya: Mengapa Khalifah Umar diberi gelar Al Faruq?

Jawab: Rasulullah saw memberikan gelar atau julukan Al-Faruq kepada Hadhrat Umar bin Khottob r.a. Al Faruq berarti orang yang memisahkan antara kebenaran dan kebatilan. Beliau r.a. adalah seorang yang tegas dan ahli dalam urusan-urusan hukum Islam.

----------

Tanya: Apa yang dilakukan Khalifah Umar bin Khattab ketika mendengar anak anak kecil menangis?

Jawab: Ketika itu sedang ada bencana kelaparan. Di suatu malam Umar bersama Aslam berkeliling kota. Khalifah Umar r.a. melihat ada sebuah rumah dengan kompor yang menyala. Ketika itu beliau mendengar ada suara anak-anak yang menangis dari arah rumah tersebut. Khalifah Umar r.a. kemudian menghampiri rumah itu. Beliau r.a. bertanya kenapa anak-anak menangis. Ibu anak-anak tersebut menjawab bahwa anak-anaknya menangis karena lapar. Di dalam panci yang dimasak sebenarnya adalah air dan batu. Sang ibu berharap anak-anaknya lelah menunggu matang hingga mereka tertidur. Anak-anaknya sudah kelaparan selama tiga hari yang lalu.

Khalifah Umar bin Khattab kemudian bersegera ke Baitul Mal dan mengambil sekarung bahan makanan. Beliau memanggul dan memberikan sendiri kepada keluarga itu tanpa bantuan Aslam. Makanan tersebut kemudian dimasak dan diberikan pada anak-anaknya hingga tak lagi merasa lapar.

----------

Tanya: Wabah apa yang terjadi pada masa Khalifah Umar bin Khattab?

Jawab: Orang-orang ketika itu menyebut wabah tersebut sebagai wabah Tha'un.

Kisahnya adalah, terjadi Wabah di Saragh, di Lembah Tabuk dekat Syam. Khalifah Umar r.a. berencana melakukan kunjungan ke Syam. Abu Ubaidah (gubernur Syam) memberitahu bahwa di wilayah Syam sedang terjadi wabah. Mendenar kabar itu Hadhrat Khalifah memutuskan berhenti di Saragh.

Terjadi perdebatan apakah tinggal di wilayah Syam atau pulang ke Madinah. Tetapi Umar memutuskan untuk pulang ke Madinah. Abdurrahman bin Auf yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:, 'Apabila kalian mendengar ada suatu wabah di suatu daerah, maka janganlah kalian mendatanginya. Sebaliknya kalau wabah tersebut berjangkit di suatu daerah sedangkan kalian berada di sana, maka janganlah kalian keluar melarikan diri darinya.'

Khalifah Umar r.a. menjelaskan bahwa 'kita akan lari dari takdir Allah menuju takdir Allah yang lainnya,'

----------

Tanya: Siapa panglima perang yang dikirim khalifah Umar bin Khattab untuk menaklukkan Mesir?

Jawab: Amru bin Al-Ash diutus untuk menaklukkan Mesir yang sedang kekuasaan Kekaisaran Bizantium atau Imperium Romawi Timur.

Perang berlangsung selama satu bulan dan dimenangkan oleh pasukan Amru. Pada 1 Ramadhan 21 H atau 641 M pasukan kaum muslimin untuk pertamakali menaklukkan Mesir.

Setelah kemenangan itu, Amru bin Al-Ash diangkat sebagai Gubernur Mesir dan menjadikan Kota Fustat (sekarang Kairo) sebagai pusat pemerintahan

----------

Tanya: Pada masa khalifah umar bin khattab shalat tarawih dikerjakan sebanyak?

Jawab: Khalifah Umar bin Khottob pernah mengumpulkan orang-orang untuk melakukan shalat tarawih di bulan Ramadhan dengan mengikuti Ubay bin Ka'b

Beliau melaksanakan shalat Tarawih bersama mereka sebanyak 20 raka'at ditambah dengan shalat witir 3 rakaat. sumber: carihadits.com

----------

Tanya: Penetapan kalender islam menjadi kalender hijriyah terjadi pada masa khalifah rasyidin ke berapa?

Jawab: Di tahun 638 M atau 17 H, khalifah Umar bin Khattab lah yang menetapkan awal patokan penanggalan Islam adalah tahun di ketika Nabi Muhammad Saw hijrah dari Mekkah ke Madinah.

----------

Tanya: seorang budak yang berhasil membunuh khalifah umar bin khattab bernama? atau siapa yang membunuh khalifah umar bin khattab?

Jawab: Abu Lu'luah atau Fairuz, yakni budak dari Al Mughirah bin Syubah. Ia berasal dari Persia.

----------

Baca Juga:

(1) Ahmadiyah.id - Khilafat

(2) Ahmadiyah.id - Khilafah

(3) Alislam.org - Khilafat

(4) Ahmadiyah.id - 112 tahun Khilafat

Tag:

#Khalifah, #Ahmadiyah, #Mirza Masroor Ahmad, #KhalifahAhmadiyah, #KhalifahIslam, #ImamMahdi, #Perdamaian

Related Posts

Posting Komentar